Sehari di BISH - Laporan Tour Bandara
Airport Industrial Inspection atau Tour Bandara adalah kegiatan tahunan programstudi Manajemen Jasa Perjalanan. Bandara yang kami kunjungi adalah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, yang merupakan pintu gerbang ke wilayah Indonesia Timur. Banyak orang (Termasuk saya sendiri) menyangka bahwa Bandara ini terletak di Makassar, namun kenyataannya bandara ini terletak di Kabupaten Maros.
PRE TOUR
Kegiatan Tour Bandara ini telah direncanakan sejak 2 minggu lalu. 2 minggu lalu, kami menghadiri meeting yang dipimpin oleh Mr. Achmad untuk pembagian urutan Tour, Tour leader, penanggung jawab,dan pembagian materi guiding untuk Tour Bandara kami nanti. Kelas saya (MJP 1C) mendapat urutan kedua untuk melakukan Tour. Untuk Tour leader, Mr. Achmad memilih 3 senior dengan nilai Guide terbaik dan kami beruntung mendapatkan Kak Zherin dari kelas MJP 5B sebagai Tour Leader kami. Dan saya mendatkan makanan khas Mandar sebagai materi guiding saya nanti.
Untuk penanggung jawab, saya mendapatkan tugas sebagai penanggung jawab ID Card. Dimana tugas saya adalah membagikan dan mengumpulkan ID card sebelum dan sesudah kegiatan Tour bandara. Selain itu, saya juga bertugas untuk menyiapkan ID card untuk Driver dan dosen. Kami juga diberitahu untuk menggunakan seragam almamater, jadi kami meminjam kepada senior sebab kami belum mendapatkan seragam kami. Semua hal yang saya sebutkan diatas adalah hal yang harus kami siapkan sebelum berangkat Tour.
Satu hari sebelum berangkat Tour, tepatnya pada hari Kamis (10 Oktober 19). kami para penanggung jawab berkumpul di ruangan prodi untuk menyiapkan peralatan untuk Tour perdana kami besok. Dan yang saya lakukan adalah menyiapkan ID card drivers dan dosen. Setelah itu, saya pergi ke rumah senior untuk mengambil seragam yang saya pinjam.
IN TOUR
Hari yang ditunggu akhirnya tiba, yaitu hari Jumat 11 Oktober 2019 dimana kami akan melaksanakan Tour perdana kami. Saya sendiri telah ada di tempat berkumpul (Depan Aula ) pada pukul 06.10. Setelah mengisi absen, saya menuju ke ruangan prodi untuk mengambil ID card untuk dibagikan ke teman - teman. Sambil menunggu kedatangan Mr. Achmad, Mrs. Sri, dan drivers kami memanfaatkan waktu kosong untuk mengambil foto (Mumpung pake almamater :’v) dan juga membagikan ID card kepada teman - teman saya.
Briefing at Campus ( 07.43 - 07.49)
Setelah Mr. Achmad, Mrs. Sri dan drivers datang, kami pun melakukan briefing dari pukul 07.43 - 07.49. Briefing ini tentang apa saja yang harus kami perhatikan saat berada di Bandara nanti, setelah itu kami berdoa bersama menurut agama kepercayaan masing-masing. Setelah briefing, kami mengambil foto bersama sebagai dokumentasi kami.
Prepare go to AirPort ( 08.01 - 08.05)
Kemudian kami melakukan persiapan menuju ke kendaraan kami masing-masing dari pukul 08.01 - 08.05. Untuk pembagian kendaraannya, Saya mendapatkan kendaraan keempat. Sebelum berangkat saya membagikan ID card ke dosen dan drivers.
Poltekpar - Airport ( 08.10 - 09.00)
Start dari pukul 08.10 kami tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanudin pada pukul 09.00. Selama perjalanan kami memiliki beberapa tugas yaitu mencatat Nama Hotel, Nama Resto, dan DTW yang kami lewati selama perjalanan. Kami juga menyampaikan materi guiding kami.
Briefing before observation ( 09.05 - 09.08 )
Setelah tiba pada pukul 09.00 kami berkumpul di dekat pintu keberangkatan. Briefing singkat dipimpin Mr. Achmad dari pukul 09.05 - 09.08, kemudian kami menunggu kedatangan pembawa materi dari pihak bandara. Sambil menunggu kedatangan pembawa materi, saya dan teman - teman mengambil gambar sebagai dokumentasi. Di area pintu keberangkatan terdapat banyak fasilitas yang bisa digunakan, seperti Warkop Mami, Starbuck, KFC, Area Belanja, dll. Saya juga sempat pergi ke toilet bandara, dan toiletnya bersih, meskipun beberapa alat tidak bekerja dan beberapa kekurangan lainnya.
Observasi Bandara ( 10.50 - 12.00 )
Sekitar pukul 10.40an pemateri dari pihak bandara datang. Pemateri kami kali ini adalah Mr. Aswar dan Mr.Anwar. Kamipun diarahkan untuk berbaris didekat pintu kedatangan, kami diberi informasi tentang apa saja yang diobservasi hari Itu, kami juga diminta menjaga sikap, dan beberapa informasi tambahan lainnya. Setelah itu kamipun memulai kegiatan observasi bandara.
Observasi Bandara dilakukan dari pukul 10.50 - 12.00, berikut adalah informasi yang saya dapatkan dari observasi bandara ini :
Lantai 1, Check In Area
Di bandara ini, kita dapat menggunakan dua proses check in, yaitu manual check in dan self check in. Ini didukung dengan adanya 12 alat self check in dan 40 check in counter, yang mana check in counternya terbagi menjadi area barat untuk Lion, Sriwijaya, dan Transnusa sedangkan bagian timur untuk Garuda, Citilink, Air Asia, dan Silk.
Security Check Point atau SCP
Seperti namanya, SCP berfungsi untuk memeriksa barang - barang yang tidak diprbolehkan untuk dibawa ke kabin pesawat seperti Power bank, laptop, dan barang - barang lainnya. Bukan berarti kita tidak bisa membawa power bank, kita bisa membawa power bank dengan batas kapasitas 32.00 mah. Selain itu, beberapa barang dilarang karena sering terjadi kehilangan barang. Kami juga dijelaskan tentang bagaimana SCP ini mengatasi penumpang yang membawa senjata api.
Setelah mendapatkan penjelasan tentang SCP, kami menuju ke SCP untuk karyawan untuk melakukan pemeriksaan, karena kami akan naik ke lantai dua. Disini kami diminta menaruh barang - barang yang mengandung logam seperti ikat pinggang, nametag, jam, dsb. Barang lainnya seperti HP, tablet, tas juga ditaruh untuk diperiksa dengan x-ray. Kami juga diminta untuk tidak mengambil foto atau video disini. Setelah pemeriksaan kami pun menuju lantai 2, dimana di lantai 2 ini hanya dimasuki oleh penumpang yang sudah melakukan check in.
Lantai 2
Di lantai 2 bandara ini terdapat fasilitas seperti ruang tunggu umum dan khusus seperti TG Lounge, Musholla, Ruang Khusus Muspida, dan Food and Drink Tenant. Di sini juga terdapat 7 Boarding Gate, dimana Gate 1 sampai 6 merupakan Gate untuk penerbangan domestik dan Gate 7 untuk penerbangan internasional. Kamipun diajak berkeliling untuk melihat semua fasilitas yang ada.
Dari Gate 1 sampai 6 masing-masing mempunyai 2 garbarata dan 1 tangga turun manual. Selain itu di tiap Gate terdapat officer dari setiap Airlines. Untuk Gate 7, Gate ini mendapatkan perlakuan khusus. Gate ini bersifat stand by, jika ada penumpang barulah ditarik officer kesini.
Melihat gedung yang sangat besar ini, membuat saya menjadi kepo tentang bagaimana pihak bandara mengatasi keadaan seperti gempa dan kebakaran. Rupanya seluruh pegawai disini sudah terlatih, dan terdapat banyak apar yang bisa digunakan bila terjadi kebakaran. Namun bukan itu saja, tidak jauh dari sini terdapat pos pemadam kebakaran.
Setelah dari Boarding Gate Area, kami menuju ke tempat observasi selanjutnya yaitu Transit Desk, Tourist Information, Connecting Area, AOCC ( CCTV, Ruang Informasi, Aiport Operation Control), Area Perkantoran Airlines, dan Lost&Found Area.
Transit Desk yang merupakan tempat melapor untuk penumpang transit serta Baggage Claim yang merupakan tempat untuk mengambil bagasi penumpang setelah melakukan penerbangan. Jika penumpang kehilangan benda atau ketinggalan di pesawat , penumpang harus melapor ke Petugas yang ada di Lost&Found Area.
Begitulah kegiatan observasi kami selama di bandara. Meskipun kami melakukan observasi hanya selama 1 jam lebih 10 menit, kami mendapat banyak informasi dan memberikan kami gambaran operasional bandara yang sangat bermanfaat untuk kami ke depannya. Kamipun menutup observasi ini dengan foto bersama kemudian salam perpisahan dengan Mr. Anshar dan Mr. Aswar. Setelah itu, kami menuju ke rumah makan untuk minum ( Untuk makan dong).
Bandara ke Rumah Makan ( 12.07 - 12.30 )
Perjalanan dari bandara cukup lama yaitu dari pukul 12.07 sampai 12.30. Tidak lupa dalam waktu yang lama ini, saya menabung rasa lapor yang nanti akan saya tumpahkan di rumah makan tujuan kami. Akhirnya kami pun tiba di tujuan kami, Rumah Makan Pak Tjomot yang terletak di ruko Daya Bussiness Center. Meskipun lapar, saya dan yang lain dengan sabar menunggu teman - teman yang lainnya ( 3s solid, Speed, smart). Apalagi, saat itu hari Jumat dimana untuk yang muslim memiliki kewajiban untuk sholat jumat. Setelah Lunch kami pun kembali ke kampus.
Rumah Makan ke Kampus ( 13.15 - 14.51)
Setelah makan dan kenyang, kamipun kembali ke kampus tercinta kami. Kata orang “Pulang itu lebih cepat daripada pergi” dan itu benar. Perjalanan pulang terasa sangat cepat, dan ini membuat saya terlena. Ini menjadi evaluasi untuk saya. Ketika pulang, saya lupa mengabari teman - teman, dosen, dan drivers untuk mengumpulkan id card. Hasilnya saya harus bolak - balik, lari kesana kesini dengan perut yang kenyang untuk mengumpulkan id card.
Tour bandara ini memberikan banyak informasi tentang operasional dasar di bandara . Apalagi untuk orang seperti saya yang tidak pernah naik pesawat dan benar - benar buta tentang bandara kegiatan ini sangat membantu. Selain itu tour ini tidak memungut biaya sepeserpun, semua biaya dari Transportation ,guide, dan lunch, dll ditanggung negara melalui kampus.
Sekian laporan Tour dari saya. Terimah Kasih telah membaca
PAULUS BALFARES PUTRA BURA
1934089
MJP C 2019





















